R S H D B A R A B A I
Jl. Murakata 04 Barabai - Kalimantan Selatan
Pagi (08:00 - 11:00) Sore (14:00 - 16:00)

RSHD Barabai

Extra info thumb
  • Jl. Murakata No. 04 Barabai - Kalimantan Selatan
  • 0811-800-5050
  • rshd@hstkab.go.id
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kendalikan Emosi, RSHD Barabai Bekali Pelatihan ini.

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kendalikan Emosi, RSHD Barabai Bekali Pelatihan ini.

Ditulis oleh Bagian Hubungan Masyarakat pada 04 Juli 2026, 14:41
RSHD Barabai

"Komunikasi yang baik lahir dari rasa percaya diri, empati, dan kemampuan mengendalikan emosi. Jika keterampilan ini diterapkan dalam pelayanan, pasien dan keluarganya akan merasa lebih dihargai, didengarkan, dan dilayani dengan lebih profesional"

BARABAI – Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, RSUD H. Damanhuri (RSHD) Barabai menggelar Pelatihan Komunikasi Asertif dan Penanganan Komplain Profesional bagi tenaga kesehatan dan tenaga administrasi, Sabtu (4/7/2026).

 

Pelatihan ini bertujuan memperkuat kompetensi pegawai dalam membangun komunikasi yang efektif, empatik, serta mampu menangani komplain pasien dan keluarga secara profesional sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan rumah sakit.

 

Direktur RSUD H. Damanhuri Barabai yang diwakili Kepala Bidang Keperawatan dan Kebidanan, Edy Rosadi, S.Kep., Ns., mengatakan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kompetensi medis, tetapi juga oleh sikap dan cara berkomunikasi seluruh petugas.

 

Menurutnya, pasien harus dipandang sebagai individu yang membutuhkan pertolongan. Selain menghadapi masalah kesehatan, pasien dan keluarganya sering berada dalam kondisi cemas sehingga membutuhkan pelayanan yang ramah, peduli, dan penuh empati.

 

"Seluruh unit harus menghilangkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik. Kesan pertama yang diterima pasien, mulai dari petugas parkir, satpam hingga petugas pendaftaran, menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit," ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa komplain merupakan hak masyarakat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pelayanan Publik. Karena itu, setiap keluhan harus dipandang sebagai masukan berharga untuk mengevaluasi dan terus memperbaiki mutu pelayanan.

 

Sementara itu, narasumber pelatihan, Dr. Normalina, S.P., M.Pd., menjelaskan bahwa pembelajaran orang dewasa akan lebih efektif ketika peserta merasa nyaman, bersemangat, dan memiliki energi positif.

 

Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai komunikasi asertif dan penanganan komplain, tetapi juga mengikuti berbagai sesi interaktif untuk membangun rasa percaya diri, melatih pengendalian emosi, serta meningkatkan kemampuan menghadapi berbagai karakter pasien dan keluarga pasien.

 

"Komunikasi yang baik lahir dari rasa percaya diri, empati, dan kemampuan mengendalikan emosi. Jika keterampilan ini diterapkan dalam pelayanan, pasien dan keluarganya akan merasa lebih dihargai, didengarkan, dan dilayani dengan lebih profesional," ujarnya.

 

Menurutnya, komunikasi yang baik berawal dari pola pikir positif, kemampuan mendengarkan, empati, serta penyampaian informasi yang jelas sehingga mampu menciptakan hubungan yang saling menghargai antara petugas dan pasien.

 

Melalui pelatihan ini, RSUD H. Damanhuri Barabai berharap seluruh peserta mampu menerapkan keterampilan komunikasi dalam pelayanan sehari-hari, merasa nyaman, bersemangat, dan memiliki energi positif.

Peningkatan kompetensi tersebut diharapkan berdampak pada pelayanan yang lebih cepat, ramah, responsif, dan humanis, sehingga meningkatkan kepuasan masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan di RSUD H. Damanhuri Barabai.(han)