Ketika terjadi insiden pengunjung terjebak dalam lift, diarapankan ada reaksi cepat dan tanggap dari petugas demi menjamin keamanan dan keselamatan pengguna lift.
BARABAI – Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) RSUD H. Damanhuri Barabai melaksanakan pelatihan simulasi penyelamatan korban terjebak dalam lift pada Sabtu pagi (31/01/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa gedung yang memiliki
fasilitas lift, yakni Gedung IGD Terpadu, Gedung Al Adn, dan Gedung Afiat.

Kegiatan dibuka oleh Kasi
Perbekalan dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana, Nove Pipin Surya, ST. Dalam
sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelatihan penanganan tanggap darurat
lift ini bertujuan agar apabila terjadi kejadian pengunjung terjebak di dalam
lift, petugas keamanan maupun petugas lain yang berada paling dekat dengan
lokasi dapat segera melakukan penanganan awal.
“Harapannya, ketika terjadi
insiden pengunjung terjebak dalam lift, ada reaksi cepat dan tanggap dari
petugas demi menjamin keamanan dan keselamatan pengguna lift,” ujarnya.
Ketua K3RS, Nur Rahma Ismail,
A.Md.TEM, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda K3RS sebagai upaya
meningkatkan kesiapsiagaan seluruh petugas rumah sakit dalam menghadapi kondisi
darurat, khususnya dalam penyelamatan korban yang terjebak di dalam lift.
Simulasi ini difokuskan kepada tenaga security sebagai
garda terdepan dalam penanganan awal keadaan darurat. Materi serta praktik langsung diberikan oleh
narasumber dari Tim K3RS bersama teknisi dari pihak ketiga, PT. MJTE. Kegiatan ini turut disaksikan oleh Kabid Pelayanan Non Medik, Kasi Perbekalan dan
Pemeliharaan Sarana dan Prasarana, Plh. Kasi Mutu Pelayanan Non
Medik, Koordinator Security, anggota K3RS, serta tim IPSRS.
Adapun tujuan pelaksanaan simulasi
ini adalah agar seluruh petugas security memahami tata cara penyelamatan korban
terjebak lift secara teknis dan prosedural sesuai standar keselamatan.
Ketua K3RS menyampaikan beberapa
harapan dari kegiatan ini, yaitu:
1. Seluruh petugas security dan
petugas teknis mampu meningkatkan kompetensi teknis dalam penyelamatan korban
terjebak lift.
2. Seluruh petugas memiliki
keterampilan, kecepatan respons, serta koordinasi yang baik dalam proses
penyelamatan.
3. Seluruh petugas mampu memiliki
manajemen psikologis yang baik dalam menangani korban yang mengalami kepanikan
saat terjebak di dalam lift.
Dengan adanya simulasi ini,
diharapkan seluruh jajaran petugas RSUD H. Damanhuri Barabai semakin siap dan
sigap dalam menghadapi situasi darurat, demi menjamin keselamatan serta
kenyamanan masyarakat. (HAN)
Selengkapnya kunjungi:
Instagram :
@rshdbarabaiofficial
Tiktok
: @rshdbarabaiofficial
Youtube :
@rshdbarabaiofficial
Facebook : RSUD
H. Damanhuri Barabai