BARABAI – Direktur RSUD H. Damanhuri (RSHD) Barabai, dr. Nanda memaparkan sejumlah capaian serta rencana strategis rumah sakit dalam apel pagi yang digelar pada Selasa (7/7/2026).
Berbagai hal menjadi perhatian dalam penyampaian
tersebut, mulai dari pengelolaan keuangan, penataan area parkir, informasi
layanan Cathlab, persiapan akreditasi dan penilaian Ombudsman, hingga pemberian
apresiasi kepada pegawai yang memasuki masa purna tugas.
Pada bidang keuangan, Direktur menegaskan bahwa
sistem pengelolaan keuangan rumah sakit kini telah berbasis aplikasi sehingga
seluruh proses dilakukan secara terintegrasi melalui sistem.
"Seluruh proses sudah berbasis sistem atau
aplikasi. Tentu ada potensi terjadinya error, namun yang terpenting adalah
seluruh pemasukan dan pengeluaran harus sesuai dengan perencanaan,"
ujarnya.
Di sisi pendapatan, Direktur mengapresiasi
kinerja tim pengelola klaim BPJS Kesehatan yang berhasil mencapai tingkat klaim
hingga 99 persen.
"Terima kasih kepada seluruh tim atas kerja
kerasnya. Capaian ini membuktikan bahwa kita mampu mengejar target dan terus
melakukan penyesuaian dengan baik," katanya.
Terkait sarana dan prasarana, Direktur
menyampaikan rencana penataan ulang area parkir seiring pembangunan fasilitas
baru yang akan mengurangi kapasitas parkir di bagian depan rumah sakit. Sebagai
solusi, manajemen telah menyiapkan lokasi parkir pengganti.
"Kami berharap seluruh pegawai dapat
mematuhi pengaturan terbaru mengenai lokasi parkir karyawan, pengunjung rawat
jalan, maupun rawat inap. jika ada masukan silakan sampaikan," jelasnya.
Dalam pengembangan layanan, RSUD H. Damanhuri
Barabai saat ini telah mulai mengoperasikan layanan Cathlab untuk tindakan pada
pembuluh darah otak. Layanan tersebut dapat digunakan untuk penanganan stroke
akibat pecah pembuluh darah, stroke karena sumbatan pembuluh darah, serta
beberapa kasus tumor otak yang memenuhi indikasi.
Sementara itu, layanan Cathlab pemasangan ring
jantung ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan Agustus 2026. Adapun
layanan Cathlab jantung anak direncanakan mulai tersedia pada September 2026.
Direktur menjelaskan bahwa tindakan Cathlab hanya dapat dilakukan pada kasus
tertentu yang memenuhi kriteria minimal invasif. Untuk kasus kebocoran jantung
yang berat masih memerlukan operasi jantung terbuka, yang saat ini belum dapat
dilaksanakan di RSUD H. Damanhuri Barabai.
"Layanan Cathlab yang kita kembangkan saat
ini berfokus pada tindakan minimal invasif sesuai indikasi medis,"
ungkapnya.
Dalam upaya menjaga mutu pelayanan, Karyawan RSUD
H. Damanhuri Barabai diharapkan mempersiapkan diri menghadapi survei simulasi
akreditasi yang dijadwalkan pada pertengahan Agustus 2026, dilanjutkan survei
akreditasi pada September 2026. Selain itu, penilaian dari Ombudsman juga akan
berlangsung pada Agustus hingga September mendatang.
"diharapkan seluruh karyawan tidak merasa
terbebani menghadapi penilaian yang mendatang. Apa yang akan dinilai adalah pekerjaan
yang setiap hari sudah kita laksanakan sesuai standar dan mekanisme yang
berlaku," tegas Direktur.
Kegiatan apel pagi ditutup dengan penyerahan
penghargaan serta ucapan terima kasih kepada pegawai yang memasuki masa purna
tugas. Direktur berharap dedikasi dan pengabdian para purna tugas dapat menjadi
teladan bagi seluruh insan RSUD H. Damanhuri Barabai dalam memberikan pelayanan
terbaik kepada masyarakat.
(han)
Selengkapnya
kunjungi:
Instagram : @rshdbarabaiofficial
TikTok : @rshdbarabaiofficial
YouTube :
@rshdbarabaiofficial
Facebook : @rshdbarabaiofficial